Detail Cantuman Kembali

XML

fenomena upwelling di laut flores


Upwelling membawa zat hara ke permukaan laut sehingga perairan disekitarnya mengalami kesuburan dan produksi perikanan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk informasi bagi instansi terkait dan sebagai acuan nelayan menyangkut musim tangkap yang optimal. Analisis sebaran permukaan temperatur dan klorofil dikaji berdasarkan data citra MODIS (Moderate-Resolution Imaging Spektroradiometer) bulanan yang diolah menggunakan SeaDas, maka dapat diketahui nilali temperatur pada Januari-Mei mengalami penaikan mencapai 27,5 - 31,5°C dan kecilnya nilai klorofil berkisar 1.2 - 1.5 mg/m dengan salinitas 33.3 -34 psu. Juni - Juli temperatur menurun berkisar 27 - 28 °C dengan peningkatan klorofil 1.65 - 1.7 mg/m3 dan salinitas 34.3 - 34.5 psu. Pada Agustus nilai klorofil menurun 1.4 mg/m3 dengan temperatur 26°C, klorofil meningkat lagi pada September-Oktober 1.7 -1.8 mg/m-3, dengan temperatur 26.5 - 30°C dan salinitas 34.6 psu. Temperatur dan klorofil mulai normal kembali pada bulan November. Umumnya apabila nilali klorofil tinggi maka temperatur permukaan laut akan rendah. naik turunnya temperatur dan klorofil di Laut Flores diduga ada pengaruh dari Laut Banda.
Rizkinia Widyasari Putri - Personal Name
Supriyatno Widagdo - Personal Name
Viv Djanat Prasita - Personal Name
624.15.09 Riz f
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2015
Surabaya
xiii, 80 p. : ill. ; 29 cm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...